Article — filosofi sarung RSS



Mengapa Sarung Tidak Ada Aksesoris?

--- Assalamualaikum Wr. Wb. --- Sobat, sudahkah kalian mencermati bahwa sarung merupakan satu-satunya pakaian tanpa aksesoris sama sekali, mengapa demikian? Bentuknya yang sangat sederhana, namun corak kain sarung yang sangat beragam. Ini merupakan sebuah filosofi yang memiliki arti bahwa pemikiran kita dalam bersosialisasi di tengah masyarakat yang kompleks seperti corak sarung. Bahwa kita hanya perlu berbuat baik dengan memberi manfaat kepada sesama. Sarung tidak memiliki karet pinggang, atribut resleting maupun kancing. Tanpa atribut lain juga mengartikan bahwa kita semestinya bersikap fleksibel dan tidak kaku dalam bersosialisasi.Adanya ruang ketika kain sarung dipakai adalah sebuah pengibaratan untuk menerima dengan lapang dada pada apa yang menjadi permasalahan umat untuk dirasai bersama. Gulungan kain diperut mengisyaratkan supaya kita tetap kuat menjaga silaturahmi antar sesama...

Continue reading



Filosofi Motif Kotak Pada Sarung

--- Assalamualaikum Wr. Wb. --- Sobat, tahukah kalian? Bahwa motif kotak-kotak pada sarung ternyata memiliki banyak pesan. Yuk simak penjelasan dari kami. Seringkali kita menemukan sarung dengan motif kotak-kotak. Meskipun banyak juga sarung khas daerah yang menggunakan motif batik atau pun songket, namun motif kotak-kotak adalah motif yang paling banyak ditemui di Indonesia. Ternyata ada filosofi tersendiri dari motif ini, yaitu ketika berada di sebuah titik berwarna putih maka akan melangkah ke manapun baik itu ke kanan, kiri, atas maupun bawah akan tetap menemui warna yang berbeda-beda. Ini menggambarkan, bahwa manusia saat mengambil langkah ke manapun akan tetap menemukan perbedaan dan harus mengambil konsekuensi dari setiap langkah yang ditempuh. Sudah paham kan sobat bahwa motif sarung tidak sembarangan dibuat.👍😀 Yuk...

Continue reading